Minggu, 18 Agustus 2013

Sepekan 10 Orang Tewas Karena Miras Oplosan


TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG -- Empat bersaudara, Asep Andriyana (40), Juju Sapali (30), Endang (25) dan Dewan (33), warga Kampung Kebon Kapas, Desa Waluya, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, meninggal dalam waktu yang hampir bersamaan, Rabu (14/8). Diduga kuat, keempatnya meninggal akibat keracunan minuman keras (miras) oplosan.
Maman (59), mertua Asep mengatakan, sebelum menantunya tewas, ia sempat melihat menantunya itu minum miras yang telah dicampur bersama tiga korban lainnya, Selasa (13/8/2013) malam.
"Sebelum subuh mereka pulang ke rumah. Terus makan nangka. Setelah makan nangka itu mereka langsung muntah-muntah. Kemudian keluarga membawa mereka ke rumah sakit. Namun nyawa mereka tidak bisa tertolong," kata Maman saat keempat jenazah disemayamkan di Mesjid Wahdatul Ummah, di Kampung Kebon Kapas, Rabu (14/8/2013).
Pihak keluarga, lanjut Maman, menolak autopsi. Keluarga sudah menerima kematian keempatnya dan memilih untuk langsung menguburkan jenazah korban. "Kami sudah pasrah dan menerima kematian yang dialami keempatnya. Jadi tidak perlu diautopsi lagi. Mau langsung kita makamkan saja," ujarnya.
Kapolsek Cicalengka, Kompol Kusnadi memperkirakan kematian keempat korban tersebut setelah meminum miras oplosan. Mereka mengalami keracunan karena miras yang mereka minum dicampur dengan pil destro dan gingseng.
"Kami tadi dapat laporan dari warga soal kematian empat orang warga Kebon Kapas usai minum miras. Setelah kami cek miras tersebut tercampur dan menyebabkan para korban mengalami keracunan," Kata Kusnadi.
Walau keluarga korban menolak autopsi kepada jenazah korban, pihak kepolisian akan terus melakukan penyelidikan. Pasalnya kejadian tersebut telah menelan korban jiwa.
"Untuk penanganan selanjutnya, kami akan melakukan langkah koordinasi dengan Satnarkoba Polres Bandung. Agar bisa mengungkap kejadian tersebut," ujarnya.
Meninggalnya keempat korban di Cicalengka ini menambah panjang daftar para korban yang meninggal akibat menenggak minuman keras oplosan di wilayah hukum Polres Bandung dalam sepekan terakhir. Sebelumnya, enam orang tewas karena sebab yang sama. Empat orang di Rancaekek, dua lainnya di Bojongsoang.
"Hingga saat ini masih ada perilaku negatif di sejumlah masyarakat saat menyambut lebaran dengan cara meminum miras oplosan. Miras tersebut bukan dibeli di wilayah hukum Polres Bandung, melainkan dari luar Kabupaten Bandung.," kata Kasatreskrim Polres Bandung, AKP Tri Suhartanto.(aa)

Sumber: http://www.tribunnews.com/regional/2013/08/15/sepekan-10-orang-tewas-karena-miras-oplosan

0 Comments
Tweets
Komentar

0 komentar:

Leave a Comment

Klik Iklannya Donk